Minggu, 12 Mei 2024

Wish The Best Prepare The Worst part2

               gambar hanya ilustrasi 

part 2
Saya yang saat itu mulai panik dan malu tentu saja tidak ingin menjadi pusat perhatian karena kemalangan.
meminta rombongan untuk pergi melanjutkan perjalanan, karena hari mulai siang menuju sore dan kalau saat itu hujan turun akan sangat sulit untuk mobil-mobil dengan roda penggerak 2wd untuk melewati jalan yang sebelumnya kami gunakan untuk menuju tempat resepsi, belum lagi jalur pejalan kaki akan sangat berat dilewati ketika hujan.
Tidak ada satupun orang yang menemani saya saat itu karena memang saya minta mereka untuk pergi dan melanjutkan perjalanan pulang terlebih dahulu, ternasuk orang yang menemani saya melewati pegunungan tadi, dia harus segera pulang untuk mengendarai kendaraan yang membawa rombongan kembali ke rumah mereka dengan selamat, dan memang hal tersebutlah yang menjadi prioritas saya saat itu.
Setelah semua beranjak pergi saya yang mulai bingung tapi tetap berusaha tenang dan ingin menunjukan bahwa saya berpengalaman dengan kondisi demikian 🤣.
Saya keluarkan telpon genggam dan mencoba menghubungi seseorang yang saya pikir dapat membantu saya keluar dari turunan itu, tentu saja yang terlintas dipikiran saya adalah kakak saya sendiri, lagipula saya rasa saya cukup tidak enakan untuk meminta bantuan orang lain.
Masalah tidak selesai disana, jaringan data seluler sama sekali tidak dapat saya temukan dan panggilan saya tidak pernah sampai pada handphone kakak saya. 
Panik lagi? 
tentu saja iya!!!😅
tapi lagi-lagi, saya selalu mengontrol diri saya untuk tetap tenang sembari berjalan menuju tempat yang lebih tinggi dengan harapan saya dapat menemukan sinyal untuk melakukan panggilan.
Hasilnya benar-benar tidak ada🤦
saya yang sudah berada di tempat tinggi tidak mendapatkan sinyal untuk melakukan panggilan, baik untuk data seluler maupun gsm provider yang saya gunakan saat itu.
benar-benar tidak dapat dipercaya di Tasikmalaya pada tahun itu masih ada tempat yang tidak dapat dijangkau oleh sinyal internet dan orang-orang disana dapat hidup dengan kenyataan tersebut🤣😂.
Sampailah saya pada perbincangan dengan seroang pemuda setempat, dan dia memberikan informasi bahwa ada satu tempat disana yang dapat merespon sinyal dengan baik!
"Palih ditu a! mung keudah handapaeun tangkal eta!" 
kira-kira begini " sebelah sana a, harus tepat dibawah pohon itu"
GILA...
zaman apa ini? pikir saya dalam hati,
dan jika kamu tidak percaya dengan cerita saya, saya dapat bersumpah demi apapun bahwa di Tasikmalaya pada tahun 2016-2018 ada tempat seperti itu🤣😅.
Saya yang saat itu mulai hopeless mau tidak mau harus mencoba segala hal untuk mendapatkan bantuan, dan anda mungkin tidak percaya ini its work!
really work 😂
dibawah pohon itu saya dapat melakukan panggilan darurat kepada Kakak saya dan benar-benar hanya dibawah pohon itu, saya tidak ingat itu pohon apa, tapi itu benar-benar bekerja.
Lebih dramatis lagi, saat melakukan panggilan, hujan tiba-tiba turun dan dengan sangat deras!!
Matahari masih bersinar cukup terik dan hujan turun dengan sangat deras, saya yakin dengan apa yang saya sampaikan ini!
Benar-benar seperti itu kondisinya, saya harus berlari puluhan atau mungkin meter ke rumah terdekat untuk berlindung, gak lucu juga sudah dapet sinyal terus Handphone saya mati karena kehujanan🤦.
Saat hujan reda baru saya dapar melanjtukan panggilan dan meminta bantuan kepada kakak saya, yang beruntungnya pada saat itu memang sedang Off-road juga bersama teman-temannya. 
Kami berkomunikasi, untuk memperkirakan dimana posisi saya saat itu (saya lupa apakah saya mengirimkan map). 
Pada akhirnya dia dapat memprediksi dimana posisi saya saat itu, saat itu estimasi yang dia berikan mungkin sekitar 1 atau 1,5 jam sampai dia bisa sampai pada posisi saya dan mobil saya terjebak!
Tidak lupa saya ceritakan bagaimana kondisi jaringan di tempat yang hanya dapat melakukan panggilan di titik ini, di bawah pohon ini.
"MAEUNYA?" 
"MASA?"
Tegasnya, dan setengah mati saya mencoba menjelaskan posisi dan kondisi saya, dan diakhir percakapan kami hanya tertawa terbahak-bahak menertawakan kondisi yang gak masuk akal tapi nyata tersebut.
Sore hari sebelum ashar mereka sudah tiba di posisi saya, dua mobil offroad yang tidak asing itu masing-masing berisi satu orang, turun dari mobil dengan kacamata hitam dan harus saya akui saat itu mereka adalah orang-orang paling ganteng sedunia😂.
Kami melakukan evakuasi dan dengan mudah mobil saya naik dari turunan jalan beton🤦, sebuah kondisi yang benar-benar memalukan dan tidak keren untuk saya, apalagi sampai harus melibatkan off-roader lain yang kebetulan kakak saya sendiri datang jauh-jauh untuk mengevakuasi saya.
ternyata memang jalur tersebut adalah jalur yang pernah digunakan untuk event offroad dan seperti biasa setelah event selesai jalur tadi akan dspat dimanfaatkan warga setempat untuk jalur transportasi yang dapat digunakan oleh umum.
Dan sekali lagi itu benar-benar tidak keren di evakuasi dijalanan beton😂
benar-benar memalukan

Kita tidak pernah menaklukan alam dan kita hanya bisa berdamai dengannya🤦 SOMBONG ADALAH TINDAKAN GAK KEREN, 
kita tidak pernah tau apa yang terjadi di depan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BAGAIMANA JIKA KAMU ADALAH DUNIANYA?

tenang, sunyi tapi tak sepi. apa yang kamu lihat dari pemandangan hijau itu? bayangan seseorang? kenangan? harapan yang hilang? ...